Adidas
Adidas didirikan oleh Adi Dassler. Sebelum menjadi
seperti sekarang, desain logo Adidas hanya terdiri dari tiga garis lurus
saja. Meski sangat simpel, tapi pada waktu itu Adi Dassler tidak
mengerti bahwa brandnya bisa terkenal seperti sekarang. Adi hanya
berfikir untuk membuat sebuah logo yang unik dan mudah dikenal di
masyarakat. Karena hanya Adidas yag memiliki logo tiga strip, masyarakat
mengenalnya pada waktu itu sebagai ‘Brand Tiga Garis’.
Pada tahun 1971, Adi Dassler membuat
perubahan pada desain logo Adidas tersebut. Adi memasukkan unsur tiga
helai daun. Adi sadar bahwa dia butuh desain logo yang mampu menunjukkan
identitas perusahaan. Desain yang mewakili visi misi perusahaan secara
keseluruhan. Tapi meskipun begitu, dia tidak ingin meninggalkan unsur
tiga garis yang telah lama dikenal di masyarakat. Sehingga tiga helai
daun dikombinasikan dengan tiga garis. Hasilnya sangat memuaskan. Secara
visual desain, desain logo Adidas yang baru itu benar-benar unik dan
berkarakter kuat.
Logo baru Adidas tersebut bertahan lama
samai akhirnya pada tahun 1990 Adi memutuskan untuk memberikan sedikit
perubahan pada desain logonya. Ide berawal dari Peter Moore , seoarang
creative director, yang mengusulkan perubahan desain dengan memberikan
unsur segitiga untuk menggantikan tiga helai daun. Sehingga tiga helai
daun yang awalnya terlihat lentur dan cantik, sekarang lebih terkesan
agak kaku. Namun Adi Dassler suka dengan ide baru Peter Moore tersebut
dan menyetujuinya. Setelah diresmikan, akhirnya desain logo Adidas yang
baru ini digunakan untuk produk-produk yang terbaru. Sedangkan logo Adidas dengan tiga helai daun digunakan untuk produk Adidas yang lama.

Desain logo Adidas yang baru dengan bentuk segitiga tersebut menjadi
logo resmi Adidas sampai saat ini. Digunakan di berbagai event olahaga
di seluruh dunia. Sebenarnya logo Adidas ini mempunyai arti yang dalam
dan menyampaika pesan kepada kita di seluruh dunia. Tiga garis dan
segitiga adalah gambaran dari langkah-langkah atau level yang harus kita
lalui untuk menggapai impian. Segitiga tersebut diibaratkan sebagai
puncak gunung tinggi yang harus didaki. Sebuah kesuksesan sewajarnya
ditempuh dari bawah hingga pada waktunya kita akan mendapatkan apa yang
kita inginkan. Ini sangat sesuai dengan perjuangan seorang atlit dalam
olahraga apapun. Menggambarkan sebuah kompetisi dan indahnya kemenangan.

Comments
Post a Comment